Stats

Ciamis.Org

Situs Portal info Kabupaten Ciamis.

Kemenag

Info Program Kemenag Kabupaten Ciamis.

Kemdikbud

Info Program Kemdikbud Kabupaten Ciamis.

Ciamis Manis

Info Pembangunan di Kabupaten Ciamis.

Ujian Nasional

Info Ujian Nasional di Kabupaten Ciamis.

Alun-alun

Alun-alun Kabupaten Ciamis.

Penyelenggaraan UN

Penyelenggaraan UN.

UN Paket B

Info UN Paket B.

UN Paket C

Info UN Paket C.

Jadwal UN

Jadwal UN.

Friday, April 12, 2013

UN SMA Digelar 15-18 April 2013

Ujian Nasional tetap akan dilaksanakan selama Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 58 ayat 2) yang memayungi belum dicabut. Ujian Nasional Tahun 2013 akan dilaksanakan 15 – 18 April 2013.

“Selama UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas belum dicabut Ujian Nasional Tahun 2013 akan tetap dilaksanakan” kata Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd saat menggelar rapat koordinasi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012/2013 di UPI, Kamis (31/01/2013).



Menurut Dr. Uyu Wahyudin, dalam waktu pelaksanaannya, Ujian Nasional akan dibagi menjadi dua yaitu pagi hari untuk pelaksanaan UN SMA, MA, SMALB dan SMK sedangkan pelaksanaan Ujian Nasional untuk UNPK Paket C dan Paket C Kejuruan dilaksanakan pada sore harinya.

Selain itu, dalam pengelolaan naskah soal ujian tetap akan ditangani oleh pusat, namun untuk ujian nasional tahun 2013 kode soal menjadi 20 soal, artinya dari jumlah siswa sebanyak 20 orang maka jumlah kode soalnya pun akan 20, sehingga tiap siswa akan menerima soal yang berbeda.

Lebih lanjut, Dr. Uyu Wahyudin menyampaikan bahwa kewenangan perguruan tinggi dalam pelaksanaan dan pengawasan Ujian Nasional Tahun 2012/2013 tidak hanya menyelenggarakan UN SMA, MA, SMLB dan SMK saja tapi juga pelaksanaan Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Paket C dan Paket C Kejuruan sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2013 Bab VI tentang Penyelenggaraan Ujian Nasional pasal 16 (ayat 2) dinyatakan BNSP memberikan wewenang kepada perguruan tinggi dalam pelaksanaan dan pengawasan UN SMA/MA dan SMK, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan dengan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

“Tugas dan tanggung jawab perguruan tinggi dalam penyelenggaraan UN tahun ini menjadi bertambah karena penyerahan LJUN dari Satuan Pendidikan oleh Perguruan Tinggi dan didampingi Dinas Pendidikan sebagaimana tercantum dalam POS Penyelenggaraan UN. Kemudian juga perlu ada koordinasi dengan dengan pihak kopertis/kopertais untuk mengetahui nama perguruan tinggi yang akan digunakan sebagai lembaga mitra dalam menjalankan tugas perguruan tinggi dalam pengawasaan UN Tahun 2013”, tambah Kepala Divisi Kerjasama Direktorat Kerjasama dan Usaha UPI.

Dalam persiapannya perlu dilakukan koordinasi dengan Disdik Provinsi Jawa barat secepatnya mengenai jumlah sekolah, data pengawas ruang dan sosialisasi yang dilakukan oleh Disdik di tingkat kabupaten/kota untuk mensosialisasikan tata tertib pengawasan UN di tingkat satuan pendidikan.

Sumber: UPI


UN Paket

Ujian nasional Paket atau UN Paket/UNPP atau program kesetaraan baik Program Paket A, Paket B, atau program Paket C setara SMA/MA dan Kejuruan. UN Paket A, B, dan C digelar untuk membantu masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan sekolahnya karena sesuatu hal. Terkadang ada sementara keraguan bahwa lulusan paket C tidak mempunyai hak yang sama dengan lulusan SMA pada umumnya. Tetapi kenyaataan di masyarakat hegemoni kelulusan Ujian Nasional SMA/MA, SMP/MTs, UASBN SD/MI dan SMK yang tinggi, tidak memudarkan pamor Pendidikan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Luar Sekolah, karena Ujian Nasional Paket C memiliki hak eligibilitas yang sama, sehingga tak perlu diragukan lulusannya dan dapat diterima di perguruan tinggi dan di Seleksi CPNS.



Menurut Kemdikbud setiap orang yang lulus UNPK Paket A, B atau C memiliki hak eligibilitas yang sama dan setara dengan pemegang ijasah SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. Dengan demikian, mereka akan lebih diakui dalam pendidikan selanjutnya.

Tegasnya status kelulusan program pendidikan kesetaraan Paket C memiliki hak eligibilitas atau hak memperoleh hasil dan kesempatan belajar yang sama atau setara dengan pendidikan formal dalam memasuki lapangan kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Karena itu, setiap lembaga diminta untuk mematuhi ketentuan perundang-undangan tersebut di atas.

Hal itu, agar tidak diindikasikan melanggar hak azasi manusia. Karena setiap warga negara berhak untuk memperoleh pendidikan yang layak, sehingga semuanya bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan bekerja.

Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menganut sistem multi entry-exit. Dalam pasal 26 ayat 3 disebutkan bahwa pendidikan kesetaraan adalah program pendidikan non formal yang menyelenggarakan pendidkan umum setara SD/MI, SMP/MTS dan SMA/MA yang mencakup proram Paket A, B dan C.

Dalam Pasal 26 ayat 6 jelas disebutkan bahwa hasil pendidikan non formal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh pemerintah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. Dengan demikian mendiskriminasikan peserta Ujian Nasional Kesetaraan jelas merupakan sebuah pelanggaran hak asasi manusia.

Kenyataan bahwa lulusan Kejar Paket C boleh mendaftar CPNS adalah apa yang terjadi di Medan Sumatera Utara. Selain tingginya antusias masyarakat dalam mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) paket tahap II digelar serentak di Sumatera Utara pada November 2010 yang menandakan masyarakat Sumut sudah mulai sadar pentingnya pendidikan juga pemegang ijazah paket C boleh mendaftar menjadi calon pegawai negeri sipil karena statusnya sudah disamakan dengan ijazah yang diperoleh melalui ujian nasional.
Hasil kelulusan paket C sama dengan lulusan formal. Bisa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta, bahkan bisa mengikuti seleksi CPNS.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemprov Sumatera Utara, Edward Sinaga, Sabtu (20/11/2010), mengatakan, kelulusan kepesertaan ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) paket C sama dengan ijazah reguler yang didapat melalui ujian nasional (UN).

Kebijakan tersebut sesuai surat Direktorat Jenderal Pendidikan Direktorat Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) Depdiknas melalui surat No 1048/D/T/2009 tanggal 26 Juni 2009 tentang Pembelajaran Paket C.

Salah satu isinya menyatakan agar para Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Kopertis Wilayah I-XII se-Indonesia menerima lulusan paket C untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Keputusan itu berlaku juga bagi peserta yang akan mengikuti seleksi CPNS dalam menyertakan ijazahnya untuk memenuhi persyaratan. Artinya, lulusan paket C memiliki hak yang sama dengan siswa yang lulus melalui ujian formal tanpa ada diskriminasi antara keduanya.

Sebuah kabar baik bahwa hasil kelulusan paket C sama dengan lulusan formal. Bisa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun swasta, bahkan bisa mengikuti seleksi CPNS.

Jelaslah kiranya bahwa tidak ada perbedaan antara pemegang ijazah paket maupun yang melalui ujian formal. Yang membedakan hanya tanda tangan pejabat berwenang pada kedua jenis ijazah tersebut.

Jika ijazah yang diperoleh melalui ujian kesetaraan ditandatangani Dinas Pendidikan setempat, sedangkan ijazah reguler atau yang diperoleh melalui UN ditandatangani masing-masing kepala sekolah.

Pemkot Medan membuka diri kepada peserta CPNS 2010 yang akan mengikuti seleksi di sejumlah kabupaten dan kota di Sumut tidak akan menjadi hambatan jika menggunakan ijazah kesetaraan. Sebuah kabar baik dan kemajuan yang berarti terutama dalam bidang pendidikan, Salut!

UN Paket C SMK

Selama ini, para siswa yang mengalami gagal UN SMK terpaksa harus mengikuti UNK Paket C untuk SMA dengan mata pelajaran yang tidak diajarkan, ungkap.

Sebelumnya, siswa SMK yang tidak lulus hanya bisa mengikuti ujian nasional kesetaraan Paket C IPA atau IPS setara SMA.

Konsekuensinya, siswa SMK itu mendapatkan ijazah sebagai lulusan pendidikan menengah umum, bukan kejuruan seperti yang dipelajarinya selama di SMK.

Adapun untuk siswa SMA/MA yang tidak lulus, mereka bisa mengikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan Paket C IPA dan IPS.

Menurutnya, selama mengikuti UNK Paket C, para siswa yang gagal UN SMK ini mengalami kesulitan untuk mengisi lembar jawaban ujian.

Ujian Nasional UN Paket Kesetaraan A, B, C, dan Paket C Kejuruan

UN Paket Kesetaraan A, B, C, dan Paket C Kejuruan, yang selanjutnya disebut UN tiada lain merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian pencapaian kompetensi lulusan UN Paket Kesetaraan A, B, C, dan Paket C Kejuruan, secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Mata pelajaran yang dimaksud adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah, IPA, IPS, dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Disamping UN di Program Paket juga dikenal kegiatan Ujian Sekolah/Madrasah selanjutnya disebut Ujian S/M yakni kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh sekolah/madrasah.

Sumber: ujian-nasional.info


Jabar Distribusikan Naskah UN 2013

Dinas Pendidikan Jawa Barat serta panitia pelaksana dan pengawas ujian nasional dari perguruan tinggi mulai membagikan soal dan lembar jawaban ujian tingkat SMA sederajat ke-26 kota dan kabupaten, Jumat, 12 April 2013. Penyerahan naskah dari percetakan dilakukan di area gudang di Cibitung, Bekasi. "Setelah dicek lagi jumlahnya, langsung dikirim ke kota dan kabupaten," kata humas panitia pelaksana, Wakhudin, kepada Tempo, Jumat, 12 April 2013.

Menurut Wakhudin, pengiriman naskah soal dan jawaban diprioritaskan ke daerah yang terjauh, misalnya Ciamis dan Pangandaran. Kedatangan naskah ujian nasional di daerah bisa malam atau Sabtu pagi, 13 April 2013. Sesampainya di daerah, naskah diamankan di tempat penyimpanan lalu dibagikan sesuai data ke rayon-rayon atau kumpulan sekolah. "Pengiriman naskah dikawal petugas kepolisian dan panitia pelaksana," katanya.



Pengamanan soal kali ini, ujar Wakhudin, lebih ketat dibanding di tahun sebelumnya. Sekarang tiap kotak naskah memakai tiga gembok yang kuncinya dipegang masing-masing oleh petugas kepolisian, panitia pelaksana dan pengawas dari perguruan tinggi, serta perwakilan Dinas Pendidikan kota atau kabupaten. "Tahun sebelumnya ada tiga kunci untuk satu gembok kotak naskah," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Wahyudin Zarkasi mengatakan, total siswa SMA sederajat yang akan ikut Ujian Nasional 2013 sebanyak 415.978 orang. Sebanyak 162.471 berasal dari SMA dan Madrasah Aliyah, dan 217.702 peserta dari SMK. Adapun peserta ujian dari program paket C sebanyak 35.805 orang.

Ujian Nasional tingkat SMA sederajat akan digelar pada Senin, 15 April hingga Rabu, 17 April 2013. Soal ujian kali ini dibuat dalam 20 jenis per ruangan untuk menghindari kecurangan.

Sumber: Tempo




Kemenag Ciamis Gelar Orientasi Hisab Rukyat

Tidak kurang dari 350 orang mengikuti orientasi Hisab Rukyat dan penentuan Arah Kiblat yang diselenggarakan atas kerjasama antara Kelompok Kerja penghulu ( POKJAHULU) dengan kelompok kerja Penyuluh ( POKJALUH ) Kementerian Agama Kab. Ciamis yang dilaksanakan di gedung Puspita Kab. Ciamis, Selasa (12/12).

Peserta Kegiatan tersebut terdiri dari unsur Penghulu P3N, Penyuluh Agama Islam PNS dan Non PNS Pengurus Pesantren dan ORMAS.



Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Prov. Jawa Barat, Drs. HM. Athoillah, M.Ag. mengatakan untuk menentukan awal bulan Qamariyah dapat menggunakan berbagaimacam metoda antara lain metoda perhitungan Sulamunayirain yang biasa digunakan di Pondok Pesantren atau di Perguruan Tinggi Islam. Demikian juga untuk menetukan Arah Kiblat dapat menggunakan metoda praktis yang dijelaskan dalam buku beliau yang berjudul, Petunjuk Praktis Hisab Sulamunayirain dan Penentuan Arah Kiblat.

Dalam Kesempatan yang sama Kepala Kementerian Agama Kab. Ciamis, Drs. H. Yusuf, M.Pd mengatakan kegiatan ini perlu dilaksanakan secara rutin dan terus menerus agar seluruh elemen kementerian Agama dapat memahami persoalan ini dan merupakan sebuah mimbar akademik dilingkungan Kementerian Agama Kab. Ciamis, apalagi kegiatan ini difasilitasi oleh Pokjahulu dan Pokjaluh sebagai ujung tombak Kementerian Agama di masyarakat.Narasumber dari IMO mengatakan hal ini sebetulnya bukan permasalahan yang sulit tinggal bagaimana memahami metode yang dipakai untuk perhitungan dan penggunaan alat secara maksimal baik kompas maupun yang lainnya. Untuk membantu menggunakan alat tersebut Narasumber dari IMO membuat alat alat bantu yang dilengkapi dengan petunjuk praktis alat bantu tersebut dinamakan MIZWALA.

Sementara itu Ketua Panitia penyelenggara, Nana Supriatna, MA menyampaikan Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut peringatan HAB ke-66 Kementerian Agama dengan maksud agar para Tokoh Agama di daerah senantiasa memahami tentang penghitungan Hisab Rukyat dan Penentuan Arah Kiblat narasumber yang dihadirkan pada Kesempatan tersebut Kabag TU Kanwil Kementerian Agama Prov. Jawa Barat, Drs.H.Moh. Athoillah, Hendro Setianto dari Indonesia Mobile Observatory

Sumber: Kemenag




Monday, August 13, 2012

Ciamis

Kabupaten Ciamis merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibu kotanya adalah Ciamis Kota. Kabupaten ini berada di bagian tenggara Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan di utara, Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah) dan Kota Banjar di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya di barat.

Kabupaten Ciamis terdiri atas 30 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Ciamis.

Kecamatan Banjar, yang dulunya bagian dari Kabupaten Ciamis, ditingkatkan statusnya menjadi kota administratif, dan sejak tanggal 11 Desember 2002 ditetapkan menjadi kota (otonom), yang terpisah dari Kabupaten Ciamis.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More